Madinah, jurnal9.tv – Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurahman, menegaskan komitmen pelayanan tanpa pungutan kepada jamaah haji Indonesia menjelang kedatangan kloter pertama di Kota Madinah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penegasan tersebut disampaikan saat apel pagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah yang digelar serentak di seluruh sektor sebagai langkah awal memperkuat kesiapan petugas dalam memberikan layanan optimal.

“Komitmen petugas bahwa tugas utama mereka adalah memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah,” ujar Khalilurahman.

Ia juga mengingatkan jamaah agar hanya berinteraksi dengan petugas resmi yang mengenakan atribut lengkap dan identitas jelas dari Kementerian.

“Petugas resmi menggunakan atribut, ada nama dan logo Kementerian. Kalau tidak memakai atribut resmi, itu bukan petugas,” tegasnya.

Khalilurahman menekankan bahwa seluruh layanan kepada jamaah haji tidak dipungut biaya. Ia melarang keras segala bentuk praktik pemberian maupun permintaan uang oleh oknum.

“Jamaah tidak perlu memberikan uang, dan petugas tidak boleh menerima. Jika ada yang meminta, segera laporkan,” katanya.

Menurutnya, integritas menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan layanan haji tahun ini. Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang pengaduan bagi jamaah yang menemukan pelanggaran di lapangan.

Jamaah dapat memanfaatkan kanal resmi Kawal Haji atau melaporkan melalui jalur berjenjang, mulai dari ketua regu, ketua rombongan, ketua kloter, hingga ke sektor dan Daker.

“Jika bisa diselesaikan di tingkat kloter, akan ditangani di sana. Jika perlu, sektor dan Daker akan turun langsung,” jelasnya.

Terkait kesiapan akhir, Khalilurahman memastikan seluruh layanan utama, mulai dari konsumsi, akomodasi, transportasi hingga kesehatan, telah siap menyambut kedatangan jamaah.

“Insyaallah kami siap menerima kloter pertama di Madinah. Penyambutan akan dilakukan dengan selawat Badar sebagai tradisi khas,” pungkasnya. (M. Hariri)