Home ยป Rakernas Kejaksaan RI Ditutup dengan Penghargaan dari Jaksa Agung
PERISTIWA

Rakernas Kejaksaan RI Ditutup dengan Penghargaan dari Jaksa Agung

Surabaya, Jurnal9.tv – Jaksa Agung, ST Burhanuddin, menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Republik Indonesia (RI) dengan penuh semangat, Kamis (11/1). Sebagai penutupan yang meriah, Jaksa Agung memberikan penghargaan prestisius “R. Soeprapto Award Tahun 2024” kepada para tokoh dan instansi yang berdedikasi luar biasa dalam memajukan Institusi Kejaksaan.

“Penghargaan ini kami berikan kepada Tokoh, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan/atau Korporasi yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, profesionalitas, jasa, prestasi, serta kinerja yang luar biasa dalam memajukan Institusi Kejaksaan,” ungkap Jaksa Agung, ST Burhanuddin dengan penuh apresiasi.

Salah satu penerima penghargaan adalah MenPAN RB, Abdullah Azwar Anas, yang dihargai atas akselerasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik di Kejaksaan. Sementara Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, mendapat penghargaan atas dedikasi, kerja sama, kolaborasi, dan profesionalismenya dalam implementasi tugas penegakan hukum Kejaksaan RI, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Gubernur Jambi, H Al Haris, juga menjadi penerima penghargaan sebagai role model kepala daerah yang berperan aktif dan sinergis, serta berkontribusi dalam peningkatan sarana pendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan. Penghargaan juga diberikan kepada penulis buku dan peneliti sejarah Kejaksaan RI, Lip D Yahya.

Jaksa Agung juga memberikan apresiasi kepada Tenaga Ahli Jaksa Agung, Fachrizal Afandi, atas sumbangsih pemikiran dan kajian ilmiah dalam rangka penguatan kelembagaan serta tugas fungsi Kejaksaan di bidang penuntutan perkara pidana.

“Dalam semangat transparansi dan akuntabilitas, kami berharap setiap satuan kerja dapat mempublikasikan dan mensosialisasikan capaian kinerja secara konsisten, adaptif, komunikatif, dan kolaboratif kepada masyarakat,” harap Jaksa Agung.

Jaksa Agung kemudian menjelaskan poin-poin rekomendasi hasil Rakernas Kejaksaan RI Tahun 2024, termasuk menetapkan laporan tahunan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2023 sebagai acuan rinci untuk laporan tahunan berikutnya. Selain itu, ditetapkan dokumen usulan nilai kebutuhan riil Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2025 sebesar Rp26.549.524.491.000, dan menyusun langkah-langkah strategis serta blueprint optimalisasi peran dan fungsi pengembangan organisasi.

“Yang terpenting adalah penetapan kembali “Trapsila Adhyaksa BerAKHLAK” sebagai Core Value Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2024,” pungkas Jaksa Agung, mengakhiri rangkaian Rakernas dengan semangat penuh harapan untuk masa depan yang lebih baik.