Home ยป Saat Wukuf Di Arafah, Jemaah Haji Diimbau Tetap Menjaga Kesehatan Dan Stamina
Panggilan Suci

Saat Wukuf Di Arafah, Jemaah Haji Diimbau Tetap Menjaga Kesehatan Dan Stamina

Mekkah, jurnal9.tv -Jemaah haji Indonesia akan melaksanakan wukuf di Arafah, Arab Saudi pada Sabtu 14 Juni 2024. Prosesi wukuf menjadi pembuka rangkaian puncak ibadah haji pada 9 Dzulhijjah 1445 H.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Liliek Marhaendro Susilo mengingatkan agar jemaah haji tetap menjaga kesehatan dan stamina selama saat melaksanakan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina. Jemaah diminta langsung beristirahat ke tenda yang telah disediakan setiap menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

“Kita anjurkan kepada seluruh jemaah haji dan pembimbingnya supaya kalau selesai beraktivitas harus langsung istirahat,” kata Liliek saat ditemui Media Center Haji di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah, dikutip Selasa (11/6).

Semisal, kata Liliek usai jemaah haji melontar jumrah di Jamarat. Jemaah diminta segera kembali ke tenda masing-masing di Mina untuk beristirahat agar keesokan harinya tetap bugar.

“Setelah melontar jumrah sebaiknya istirahat, kalau bisa langsung tidur. Supaya energinya bisa kembali pulih dan bisa berkegiatan lagi,” kata Liliek.

Liliek berharap jemaah tidak banyak melakukan aktivitas yang tidak perlu selama pelaksanaan ibadah haji. Mengingat suhu di Kota Mekkah saat ini rata-rata di atas 45 derajat celcius.

“Jangan beraktivitas di luar ruangan dulu. Jadi faktor kelelahannya bisa diminimalisir, setelah itu bisa beraktivitas lagi,” kata Liliek.

Bagi jemaah haji yang masih dalam perawatan di KKHI Mekkah saat pelaksanaan puncak haji akan tetap menjalani rangkaian rukun hajinya. Namun mereka akan mengikuti skema yang telah disiapkan yakni safari wukuf.

“Kalau memang jemaahnya bisa digerakkan ke mina dengan kondisi apapun bisa kita ikutkan safari wukuf,” kata Liliek.

Liliek bilang, jemaah haji akan diberangkatkan ke Arafah pada tanggal 15 Juni sekitar jam 10.00 Waktu Arab Saudi dengan kendaraan khusus. Kemudian para jemaah akan salat zuhur dan ashar yang dijama, kemudian mendengarkan khutbah wukuf.

Setelah prosesi tersebut berakhir, mereka akan kembali ke KKHI Mekkah untuk melanjutkan perawatan. Sementara itu, untuk rangkaian kegiatan lainnya akan dibadalkan.

“Nanti akan ada badal umrah atau melontar jumrah, itu ada badalnya dari petugas haji sudah kami siapkan,” kata Liliek mengakhiri. (ren/mch)

Tags