Surabaya, jurnal9.tv – Memperingati Hari Kartini, Anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Laili Abidah menegaskan, perjuangan perempuan Indonesia hari ini menjadi motivasi bagi seluruh perempuan untuk terus berkontribusi bagi negara. Menurutnya, emansipasi membuat posisi perempuan dan laki-laki setara, dengan kunci peran dan kepemimpinan yang proporsional serta inklusif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ini merupakan motivasi bagi perempuan-perempuan hebat yang telah memberikan kontribusi kepada negara ini. Untuk perempuan-perempuan Indonesia yang telah berjuang menguatkan perempuan dalam berkontribusi kepada negara,” ujar Laili Abidah, Selasa (21/4/2026).

Laili menganalogikan perempuan seperti pisau. Jika diasah, maka bisa memberi kontribusi besar, terutama untuk Jawa Timur.

“Perempuan bagaikan pisau, apabila perempuan diasah bisa berkontribusi dengan baik kepada negara ini, terutama Jawa Timur. Maka perempuan hari ini harus kuat secara spiritual dan kuat secara kemandirian,” tegasnya.

Ia menambahkan, perempuan masa kini memegang banyak peran sekaligus. Tak hanya sebagai ibu, tapi juga sebagai tokoh masyarakat hingga wakil rakyat.

“Perempuan hari ini lebih pandai me-manage. Dia berperan sebagai seorang ibu, juga berperan sebagai tokoh masyarakat ataupun wakil dari rakyat,” kata Laili.

Untuk menghadapi tantangan zaman, Laili menekankan empat komponen utama yang wajib dimiliki perempuan yakni integritas, kompetensi, kemandirian, dan spiritual yang kuat.

“Untuk mengantisipasi tantangan, maka perempuan hari ini harus mandiri secara fisik. Punya kompetensi yang tinggi untuk bisa bersaing. Kemudian punya komitmen yang kuat dan mempunyai spiritual yang kuat. Karena empat komponen itu yaitu berintegritas, berkompetensi, mandiri, dan spiritual kuat,” pungkasnya.

Laili berharap, dengan emansipasi yang sudah berjalan, perempuan dan laki-laki bisa berjalan beriringan dengan peran yang seimbang untuk membangun Indonesia.