features

Menunjukkan Rasa Cinta dengan Love Language

love language

Love Language mulai popular sejak perilaku pasangan dalam drama-drama menjadi trending. Perlakuan yang manis tanpa kata, misalnya membukakan tutup botol air minum untuk pasangan dan adegan manis lainnya.  Adegan-adegan manis dalam drama kerap kali membuat heboh jagat maya. Tak heran, kaum hawa mendambakan sosok pria layaknya di drama-drama, yang bisa mengerti tanpa dijelaskan.

Tapi hidup tak se-indah dalam drama-drama ya bestie. Kita perlu memahami seseorang yang menjadi pasangan kita. Apakah dia termasuk kategori yang mengekspresikan rasa sayang dengan kata-kata, atau melalui tindakan. Kita perlu memahami beberapa cara agar bisa membahagian pasangan ya bestie.

Love Language perlu kita pelajari, pahami dan lakukan agar rasa cinta terus tumbuh dan hubungan dapat terjaga.

Dr. Gary Chapman, penulis buku The Five Love Languages, menjelaskan bahwa bahasa cinta adalah perilaku yang membuat kamu merasa dicintai. Chapman mengungkapkan bahwa apa yang membuat seseorang merasa dicintai tidak selalu sama dengan orang lain.

Nah, bagaimana cara Mempraktikan Love Language? Cobalah cara berikut:

  1. Pahami bagaimana cara kamu sendiri dan juga pasangan mengekspresikan cinta. Apa yang membuat kamu dan Pasangan bahagia, dan Apa yang membuat kamu dan pasangan tidak bahagia.
  2. Memahami bahwa ekspresi cintamu dan pasangan bisa berbeda. Kemudian lakukan cara-cara favoritnya.
  3. Ketahui kata-kata penegasan (Word of Affirmation)

Sebagian pasangan akan merasa bahagia dan dicintai ketika mendengar pasangan mereka berkata, “Aku mencintaimu.” atau “Aku sayang kamu”. Kata-kata ini juga bisa menjadi penyemangat pasangan untuk melalui aktifitas dengan bahagia.

Kata-kata lain yang juga menunjukkan kasih sayang terhadap pasangan seperti “Terimkasih atas hari ini”, “Terimakasih telah membersamaiku” Terimakasih telah bersabar dan mensupportku”. Atau dengan kata-kata positif lainnya versi kamu.

Kita bisa melakukuka word affirmation setiap bangun tidur, hendak pergi berktifitas, ketika berjauhan, dan ketika hendak tidur. kita bisa melakukannya dengan berbicara langsung, lewat telephone atau pesan teks.

  1. Waktu Berqualitas (Quality Time)

Tindakan sederhana yang kadang terlupakan oleh pasangan adalah quality time. Kadang kita berpikir bahwa tak perlu memberi perhatian khusus dalam suatu waktu karena setiap hari kita sudah bertemu dengan pasangan. Stop pemikiran seperti itu ya bestie.

Menghabiskan waktu bersama pasangan adalah tentang Berbagi rasa suka duka dan sesuatu yang bermakna misalnya kenangan. Mengingat tentang perjuangan kamu bersama pasangan, tentang kebersamaan, dan saling berkomunikasi lebih mendalam dan jujur terhadap apa yang kamu dan pasangan inginkan.

Quality time bisa dilakukan sewaktu-sewaktu tergantung kamu dan pasangan. minimal dalam sehari luangkan waktu 30 menit untuk berkomunikasi dengan pasangan tentang diri kamu dan pasangan.

Selain itu, kamu bisa mengatur waktu special bersama pasangan, misalnya  makan malam bersama. Liburan berdua, berbagi rencana untuk masa depan, bercinta, atau menciptakan sesuatu bersama.

Nabi Muhammad SAW Juga memberikan teladan sikap kepada istrinya. Menghibur istri yang sedih. Nabi Muhammad saw adalah suami yang tahu apa yang harus dilakukan ketika istrinya sedang bersedih. Beliau selalu mendengarkan curhatan istrinya, menghibur jika istrinya tersakiti, menghapus air mata istri dan menggantinya dengan senyuman.

  1. Sentuhan Fisik (Physical Touch)

Bahasa Cinta yang sering dilakukan pasangan adalah sentuhan fisik, seperti berpegangan tangan, pelukan, dan tepukan di punggung atau memijatnya. Bukalah percakapan tentang sentuhan fisik yang seperti apakah membuat pasangan merasa lebih bahagia, tenang dan merasa terlindungi.

Tidak boleh ada paksaan dalam sentuhan fisik. Karena sentuhan fisik bisa menjadi bahasa cinta paling meyakinkan.

Rasulullah SAW juga mencontohkan sikap romantis. Sikap romantis merupakan upaya untuk menjaga agar cinta terus bersemi di hati. Sebagaimana riwayat Sayyidah Aisyah, suatu ketika Nabi Muhammad saw. pernah menggigit daging di bekas gigitannya Sayyidah Aisyah dan minum di bekas mulutnya istrinya itu. Jika malam tiba, Nabi Muhammad saw. juga mengajak Sayyidah Aisyah jalan-jalan sambil berbincang-bincang. Itu sikap romantis yang ditunjukkan Nabi Muhammad saw. kepada istrinya, makan dan minum dalam satu wadah yang sama.

  1. Melayani (Acts of service)

Kerjasama dalam melayani kadang tidak dipahami oleh pasangan. padahal setiap pasangan perlu dibantu untuk meringankan beban tanggung jawab, seperti pergi berbelanja bahan makanan, membersihkan rumah, kendaraan, dan kegiatan lainnya. Kedua belah pihak harus sama-sama memahami apa yang dibutuhkan pasangan. Jika kita tidak tahu apa yang pasangan mau atau butuhkan, maka tanyakan. selanjutnya atur waktu kamu untuk mengerjakannya.

Nabi Muhammad SAW senantiasa mengerjakan pekerjaannya sendiri. Tidak pernah Nabi Muhammad SAW membebani istrinya dengan pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjakannya sendiri. Nabi menyulam pakaiannya yang robek sendiri. Menjahit sandalnya yang putus sendiri. Tidak hanya itu, Nabi Muhammad saw. juga membantu istrinya untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

  1. Menerima atau Memberi Hadiah (Gift)

Ketika kita menerima hadiah maka akan muncuk perasaan dicintai dan diperhatikan. hadiah berate  bukti nyata cinta dan kasih sayang  daripada sekadar kata-kata.

Jika kita bahagia menerima hadiah, maka lakukan hal yang sama untuk membahagiakan pasangan. berila dia hadiah. Pilihlah hadiah yang tepat, sehingga pasangan menyadari betapa kamu mencintai dia.

Selain itu Rasulullah SAW juga mencontiohkan, agar menghargai pasangan. Raululullah tidak pernah memukul dan menyakiti istri. Suatu ketika Sayyidah Aisyah berbicara dengan nada tinggi kepada Nabi Muhammad saw. Sayyidina Abu Bakar yang saat itu berada di kediaman Nabi Muhammad saw. Mendengar dan tidak rela kalau Nabi Muhammad saw diperlakukan seperti itu, meski oleh anaknya sendiri. Bahkan, Sayyidian Abu Bakar berusaha untuk memukul Sayyidah Aisyah. Tapi, Nabi Muhammad saw. buru-buru mencegahnya. Nabi Muhammad saw tidak ingin istrinya tersakiti, meski oleh orang tuanya sendiri ataupun Nabi sendiri.

Akan selalu ada perbedaan dalam hubungan bersama pasangan. Tapi kamu bisa mencoba cara-cara di atas bestie. Tunjukkan bahwa kamu sangat memedulikan pasanganmu melalui Love Language. Saling memahami bahasa cinta pasangan, ternyata bisa memperkuat ikatan lho bestie. (snm)

 

 

Comments


BERITA POPULER

To Top