Surabaya, jurnal9.tv – Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh kepada Persatuan Uni-unit Reog Surabaya (Purbaya) yang akan tampil pada Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI di Kabupaten Ponorogo, Minggu (14/6/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelepasan resmi rombongan Purbaya oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Mohammad Fikser pada Jum’at (12/6/2026) di Sanggar Purbaya, Jl. Rungkut Barat, Surabaya.

Pelepasan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung pelestarian seni budaya sekaligus memberikan motivasi kepada para seniman reog yang akan membawa nama Kota Pahlawan di ajang nasional paling bergengsi bagi insan reog se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Mohammad Fikser menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh anggota Purbaya yang telah menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. Ia berharap para seniman dapat menampilkan pertunjukan terbaik dan mengukir prestasi yang membanggakan bagi Surabaya.

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para seniman, Pemkot Surabaya telah menyiapkan bonus dengan nilai ratusan juta rupiah apabila Purbaya mampu meraih prestasi pada FNRP XXXI.

“Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh kepada Purbaya. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kota Surabaya. Jika berhasil meraih juara pertama akan mendapatkan bonus Rp100 juta, sedangkan jika masuk tiga besar akan memperoleh bonus Rp50 juta,” ujar Fikser.

Dukungan dan motivasi juga datang dari Dewan Penasihat Purbaya, Sugiri Heru Sangoko atau akrab dipanggil Abah Heru. Di hadapan para seniman reog, Abah Heru meminta seluruh personel untuk tampil percaya diri dan tidak terbebani saat berada di atas panggung.

“Jangan nervous di atas panggung. Tampillah dengan percaya diri dan tunjukkan bahwa kalian mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain. Kalian membawa nama besar Surabaya, jadi tampilkan yang terbaik. Jika berhasil masuk lima besar, saya akan memberikan bonus Rp50 juta,” tegas Abah Heru disambut antusias para anggota Purbaya.

Menurut Sugiri, keberhasilan menembus lima besar pada ajang nasional seperti FNRP sudah menjadi prestasi yang membanggakan. Karena itu, ia berharap seluruh anggota dapat menjaga kekompakan, fokus, dan memberikan penampilan maksimal saat tampil di hadapan dewan juri.

Sementara itu, Ketua Purbaya, Budi Sutrisno, mengatakan seluruh personel telah menjalani latihan secara intensif selama lebih dari dua bulan. Berbagai aspek pertunjukan, mulai dari koreografi, musikalitas, hingga penampilan keseluruhan, terus dimatangkan untuk menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Budi, target yang dibawa Purbaya pada FNRP XXXI adalah meraih hasil terbaik dan setidaknya mampu menembus lima besar nasional.

“Kami telah berlatih secara serius selama lebih dari dua bulan. Dengan dukungan dari Pemkot Surabaya, para tokoh seni, dan kerja keras seluruh anggota, kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik serta meraih hasil yang membanggakan bagi Kota Surabaya,” katanya.

Festival Nasional Reog Ponorogo merupakan agenda tahunan yang menjadi barometer perkembangan seni reog di Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi kelompok-kelompok reog terbaik dari berbagai daerah, tetapi juga sarana pelestarian budaya yang telah diakui sebagai salah satu warisan seni tradisional bangsa.

Keikutsertaan Purbaya pada FNRP XXXI diharapkan mampu memperkuat eksistensi seni reog di Kota Surabaya sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan para tokoh budaya, Purbaya optimistis dapat tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi bagi Kota Pahlawan.