Lamongan, jurnal9.tv – Mengisi waktu libur sekolah, beragam cara dilakukan oleh masyarakat untuk memberikan edukasi yang menghibur bagi buah hati. Seperti yang terlihat di kawasan Alun-alun Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ratusan warga menyerbu pameran satwa eksotis untuk melihat langsung berbagai hewan unik dari dekat.
Selain menjadi sarana hiburan alternatif yang murah meriah, acara ini juga menjadi media edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis hewan langka dan reptil yang sudah jinak.
Pantauan di lokasi, suasana di kawasan Alun-alun Kota Lamongan tampak berbeda dari hari biasanya. Ratusan warga dari berbagai penjuru daerah memadati area pameran bertajuk ‘Sensasi Satwa Eksotis’ yang digelar oleh Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan.
Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias dan penasaran. Mereka ingin melihat lebih dekat beragam koleksi hewan yang jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari tersebut.
Pameran ini tidak main-main. Lebih dari 300 pecinta satwa yang tergabung dalam 13 komunitas hewan eksotis turut ambil bagian. Mereka membawa beragam hewan kesayangan mulai dari musang, kura-kura, iguana, hingga ular berukuran besar.
Meski awalnya sejumlah pengunjung sempat ragu dan takut untuk mendekat, namun rasa takut tersebut perlahan sirna. Hal ini karena seluruh hewan yang dipamerkan dipastikan telah jinak dan terawat dengan baik oleh para pemiliknya.
Warga pun diperbolehkan untuk berinteraksi secara langsung. Mulai dari memegang, menggendong, hingga berswafoto bersama satwa-satwa eksotis tersebut tanpa rasa khawatir.
”Awalnya takut ya, apalagi pas lihat ular sama iguana besar. Tapi setelah dijelaskan sama komunitasnya kalau ini aman dan sudah jinak, anak-anak malah senang banget bisa pegang dan foto bareng. Ini bagus sekali buat isi liburan sekolah,” ujar salah satu pengunjung pameran, Yuslia, di lokasi.
Sementara itu, Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofiah Nurhayati, menyatakan bahwa pameran ini sengaja digelar untuk memberikan ruang bagi komunitas pecinta hewan untuk saling berpartisipasi, berdialektika, sekaligus bersilaturahmi.
Tak hanya menampilkan hewan reptil dan satwa unik, pihak Disnakeswan Lamongan juga menyediakan layanan Posyandu Kucing secara gratis bagi masyarakat umum yang membawa hewan peliharaannya.
”Kami ingin memberikan wadah bagi komunitas sekaligus mengedukasi masyarakat. Selain pameran, kami juga membuka Posyandu Kucing gratis sebagai bentuk pelayanan kesehatan hewan kepada warga Lamongan,” kata Shofiah Nurhayati.
Melalui kegiatan ini, momen liburan sekolah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, pameran ini diharapkan menjadi sarana edukasi efektif bagi anak-anak agar lebih mengenal, memahami, dan menyayangi beragam jenis hewan eksotis yang ada di Indonesia.




