Makkah, jurnal9.tv – Pergantian kain penutup Ka’bah atau kiswah yang dilakukan setiap 1 Muharram tidak hanya menjadi tradisi tahunan di Masjidil Haram, tetapi juga mengandung makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia.
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Erti Herlina, mengatakan pergantian kiswah menjadi simbol pembaruan spiritual sekaligus momentum lahirnya semangat baru dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Menurut Erti, pergantian kiswah memiliki makna ganda, baik dari sisi spiritual maupun fisik. Secara spiritual, momen tersebut mengingatkan umat Islam tentang pentingnya melakukan introspeksi, memperbarui niat, dan meningkatkan kualitas ibadah di tahun yang baru.
“Tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pencucian diri,” ujar Erti di Makkah, Senin.
Selain itu, dari sisi fisik, penggantian kiswah menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan, kesucian, dan keindahan penutup Ka’bah. Mengingat jutaan jamaah haji dan umrah menyentuh kiswah setiap tahun saat melaksanakan tawaf, pembaruan kain dinilai diperlukan agar tetap terjaga kualitasnya.
“Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka’bah itu, dan dalam satu tahun sudah berapa juta orang yang menyentuhnya. Karena itu diperlukan pembaruan atau penggantian,” jelasnya.
Erti juga mengungkapkan bahwa jadwal pergantian kiswah sebelumnya dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau malam Arafah, saat jamaah haji sedang menjalani puncak ibadah di Padang Arafah. Namun, kebijakan tersebut berubah sejak tahun 2022 atau 1444 Hijriah.
“Saya pernah mengalami pada tahun 2018 pergantian kiswah dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau malam Arafah. Kemudian Raja Salman memutuskan pergantiannya dilakukan pada 1 Muharram mulai tahun 2022,” katanya.
Kiswah Ka’bah sendiri merupakan kain penutup Baitullah yang dibuat dari sutra hitam berkualitas tinggi dan dihiasi kaligrafi ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kain tersebut disulam menggunakan benang emas dan perak murni oleh para pengrajin khusus di kompleks pembuatan kiswah di Makkah.
Mengikuti tradisi yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, prosesi pergantian kiswah tahun ini dijadwalkan berlangsung pada malam pergantian tahun Hijriah. Tim ahli dari otoritas Masjidil Haram akan menurunkan kiswah lama dan memasang kiswah baru secara bertahap dan penuh kehormatan.
Prosesi tersebut menjadi salah satu momen yang dinantikan umat Islam karena melambangkan penghormatan terhadap Ka’bah sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya memperbarui keimanan dan ketakwaan setiap memasuki tahun baru Islam.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




