Sidoarjo, jurnal9.tv – H. Rizza Ali Faizin terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026-2031. Penetapan tersebut mengakhiri rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) VI PKB Sidoarjo yang sebelumnya menjaring empat kandidat untuk mengikuti proses seleksi dan uji kelayakan partai.

Pengumuman hasil penetapan disampaikan secara daring di Kantor DPC PKB Sidoarjo, Kamis (11/6/2026). Rizza terpilih setelah mengikuti tahapan seleksi yang dilakukan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB bersama tiga kandidat lainnya, yakni Abdillah Nasih, Usman, dan Ibbnu Azzar Firdaous.

Proses seleksi meliputi tes akademik, tes psikologi, hingga wawancara yang dilakukan oleh DPP PKB. Rizza menilai tahapan tersebut menunjukkan komitmen partai dalam menyiapkan kepemimpinan yang berkualitas dan berintegritas.

“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Rizza usai pengumuman.

Terpilihnya Rizza juga menandai regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB Sidoarjo. Politisi yang saat ini menjabat Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo tersebut dikenal sebagai kader yang tumbuh dari lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama.

Sebelum berkiprah di PKB, Rizza pernah menjabat Ketua IPNU Sidoarjo, Ketua GP Ansor Sidoarjo selama dua periode, dan kini dipercaya sebagai Kasatkorwil Banser Jawa Timur.

Pada Pemilu Legislatif 2024, Rizza menjadi salah satu kader PKB dengan perolehan suara signifikan di Kabupaten Sidoarjo. Pengalaman organisasi dan politik tersebut menjadi modal dalam memimpin PKB Sidoarjo lima tahun ke depan.

Rizza mengatakan fokus utama kepengurusannya adalah memperkuat konsolidasi internal partai hingga tingkat bawah.

“Prioritas kami adalah memperkuat struktur partai dari tingkat cabang, anak cabang hingga ranting. PKB harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.

Menurutnya, soliditas internal menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan bekerja bersama membesarkan partai.

Dalam masa kepemimpinannya, Rizza akan menghadapi tantangan mempertahankan basis dukungan PKB di Kabupaten Sidoarjo sekaligus memperkuat kaderisasi dan struktur organisasi hingga tingkat desa.

Ia menegaskan kepengurusan baru tidak hanya berorientasi pada agenda politik elektoral, tetapi juga memperkuat peran partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“PKB harus menjadi rumah besar bagi umat dan masyarakat. Kami ingin partai ini semakin dekat dengan rakyat serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Sidoarjo,” katanya.