Makkah, jurnal9.tv – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi berbagai skema pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) yang disiapkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.
Anggota Amirulhaj yang akrab disapa Cak Imin itu juga mengajak seluruh unsur penyelenggara untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan puncak ibadah haji pada 8 hingga 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau 25–30 Mei 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan usai mengikuti rapat Amirulhaj di Makkah, Kamis (21/5/2026). Menurutnya, sejumlah persiapan yang dilakukan Kemenhaj menunjukkan kesiapan yang baik menjelang fase Armuzna.
Beberapa skema yang mendapat perhatian di antaranya penataan tenda jemaah di Arafah yang telah dilengkapi penanda nama jemaah, pengaturan transportasi haji, hingga kesiapan konsumsi selama pelaksanaan Armuzna.
“Ya, saya sangat bersyukur dan meyakini sepenuhnya semua panitia pelaksanaan ibadah haji yang dikoordinasi oleh Pak Menteri, Amirulhaj dan seluruh jajaran serta lintas sektoral bersinergi menuntaskan pelaksanaan khususnya Armuzna,” ujar Cak Imin.
Menurut Cak Imin, secara umum perencanaan penyelenggaraan haji sejauh ini berjalan baik meskipun penyempurnaan teknis masih terus dilakukan menjelang puncak ibadah haji.
“Kita optimis dan yakin sepenuhnya berbagai skenario secara teknis telah dipersiapkan,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji perlu terus memperkuat kolaborasi, mulai dari petugas bandara, petugas haji, hingga jemaah agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar.
Cak Imin juga mengajak seluruh elemen untuk menjaga disiplin dan menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini.
“Sekarang saatnya kita terus bekerja sama terutama dengan bandara, petugas jemaah haji untuk disiplin menjadi bagian integral dari suksesnya pelaksanaan ibadah haji 2026 ini,” tuturnya.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




