peristiwa

Ketua DPRD Gresik Merekomendasi Tiga Komponen Infrastruktur Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani

IMG-20220525-WA0055

GRESIK, jurnal9.tv, Ketua DPRD Gresik Moh. Abdul Qodir merekomendasikan tiga komponen infrastruktur pertanian kepada pemerintah kabupaten Gresik guna meningkatkan produktifitas pertanian untuk kesejahteraan para petani.

Abdul Qodir menyampaikan hasil reses DPRD Gresik tahun 2021 sebagian besar sektor pertanian. Hal ini mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat Gresik ialah petani.

“Mayoritas masyarakat Gresik adalah petani. Apalagi kabupaten Gresik masuk dalam lima besar nasional sebagai penghasil tanaman pangan padi, sehingga perbaikan infrastruktur pertanian harus menjadi pilihan program pemerintah daerah,”ujar Qodir, Rabu (25/05/2022).

Dijelaskan Qodir, tiga kompenen infrastruktur pertanian itu merupakan data yang dikelola DPRD Gresik yang bersumber dari aspirasi konstituen di masing-masing dapil anggota dewan Gresik. Komponen pertama, yakni pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk meningkatkan hasil pertanian secara optimal.

“Pembangunan dan rehabilitasi JUT menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktifitas pertanian. Dengan begitu nantinya bisa mengurangi cost produksi pertanian,”jelasnya.

Ditambahkan politisi senior PKB selain JUT, komponen kedua Jaringan Irigasi tingkat Usaha Tani (JITUT) dan komponen ketiga jaringan irigasi desa. JITUT menjadi faktor kedua dalam meningkatkan produktifitas pertanian.

“Jaringan irigasi tingkat usaha yang baik untuk menyediakan pelayanan kebutuhan air irigasi bisa menunjang produktfitas komoditas holtikultura seperti jeruk, mangga, dan melon ini cukup banyak di Gresik,”tambahnya.

Sementara jaringan irigasi desa yang merupakan jaringan pelengkap untuk penyediaan air irigasi pertanian juga diinginkan masyarakat untuk menunjang bertambahnya produktifitas tanaman pangan atau padi.

“Masyarakat juga menginginkan adanya pembangunan dan perbaikan saringan irigasi desa untuk mengelola air irigasi pertanian padi agar supaya kebutuhan saluran air lahan pertanian bisa terpenuhi,”beber Ketua DPC PKB Gresik.

Tahun ini anggaran JUT sebesar 15,9 miliar rupiah dan tersebar di 153 titik. Sedangkan anggaran JITUT dan jaringan irigasi desa di 23 titik sebesar 3 Miliar 165 Juta rupiah. Oleh karena itu, DPRD Gresik mendorong pemerintah daerah untuk mengupayakan penambahan anggaran di APBD 2023.

“Tiga komponen infrastruktur ini menjadi konsentrasi masyarakat. Karena itu DPRD Gresik mendorong pemerintah kabupaten Gresik agar bisa menjadikan pertanian sebagai program pilihan di samping program prioritas lain yang telah berlangsung,”pungkasnya. (AP/REN)

Comments


BERITA POPULER

To Top