Madinah, jurnal9.tv – Seluruh jemaah haji dari berbagai negara kini diwajibkan menggunakan aplikasi Nusuk untuk bisa masuk ke Rawdah di Masjid Nabawi. Kebijakan ini diterapkan guna mengatur jumlah jemaah sekaligus menjaga kenyamanan dan ketertiban saat beribadah di area tersebut.
Rawdah merupakan area istimewa yang berada di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar beliau. Tempat ini dikenal sebagai Riyadhul Jannah atau taman surga dan menjadi salah satu lokasi paling mustajab untuk berdoa. Ciri khasnya adalah hamparan karpet berwarna hijau yang membedakannya dari area lain di Masjid Nabawi.
Untuk bisa masuk ke Rawdah, jemaah harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Nusuk melalui Play Store atau App Store. Setelah itu, jemaah diminta melakukan pendaftaran dengan memasukkan data paspor, visa, dan tanggal lahir.
Selanjutnya, jemaah harus melakukan pemesanan izin atau permit dengan memilih menu “Praying in Noble Rawdah”, menentukan tanggal serta waktu kunjungan, lalu mengonfirmasi jadwal yang tersedia.
Saat hari pelaksanaan, jemaah diarahkan menuju pintu masuk yang telah ditentukan. Pintu 37 diperuntukkan bagi jemaah laki-laki, sedangkan pintu 25 khusus perempuan. Petugas kemudian akan memeriksa barcode permit yang terdapat dalam aplikasi sebelum mengizinkan jemaah masuk.
Pengaturan waktu kunjungan juga dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Untuk jemaah perempuan, akses diberikan setelah salat Subuh hingga sebelum Zuhur, serta setelah Isya hingga tengah malam. Sementara jemaah laki-laki mendapatkan jadwal setelah Zuhur hingga menjelang Magrib.
Petugas keamanan Arab Saudi atau askar terlihat berjaga ketat di sekitar area Rawdah. Setiap jemaah umumnya diberikan waktu sekitar 10 menit untuk beribadah sebelum diminta bergeser agar memberi kesempatan kepada jemaah lainnya.
Usai dari Rawdah, jemaah juga diarahkan untuk melanjutkan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, serta makam sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
Salah satu jemaah asal Malaysia, Fauzi, mengaku bersyukur dapat merasakan pengalaman beribadah di Rawdah.
“Alhamdulillah, bisa salat di taman surga dan ziarah ke makam Rasulullah untuk pertama kali,” ujarnya.
Dengan sistem digital melalui aplikasi Nusuk, diharapkan pengaturan kunjungan ke Rawdah menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah dari berbagai negara.




