Madinah, jurnal9.tv – Jemaah haji Indonesia yang tiba di Prince Mohammed Bin Abdul Aziz International Airport (AMAA), Madinah, mendapatkan pelayanan prima sejak pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci. Berbagai fasilitas disediakan untuk memastikan kenyamanan, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Sejumlah layanan seperti mobil golf, kursi roda, hingga payung disiagakan untuk membantu mobilitas jemaah dari terminal kedatangan menuju bus yang akan mengantar ke hotel. Mobil golf ditempatkan di Terminal Haji karena jarak tempuh menuju paviliun cukup jauh, sehingga memudahkan jemaah yang memiliki keterbatasan fisik.
Sementara itu, kursi roda dan payung digunakan untuk mendukung pergerakan jemaah dari area fast track hingga ke bus. Fasilitas ini juga tersedia saat jemaah berpindah dari paviliun menuju armada transportasi.
Salah satu jemaah, Muhammad Bardan, mengaku terkesan dengan pelayanan yang diberikan. Ia menilai layanan tersebut membuat jemaah merasa dihargai.
“Alhamdulillah, seperti tamu terhormat,” ujarnya.
Tak hanya itu, tersedia pula bus khusus bagi jemaah yang kesulitan menaiki bus reguler. Melalui fasilitas ini, jemaah tetap dapat berada di kursi roda saat diangkut menuju hotel tanpa harus turun.
Menariknya, layanan tersebut tetap diberikan meskipun hanya untuk satu orang jemaah. Hal ini seperti yang dialami Fauziah (62), yang difasilitasi bus khusus bersama pendampingnya karena kesulitan naik ke bus biasa. Seluruh layanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Di sisi lain, Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, memprediksi puncak kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan terjadi pada 6 Mei 2026, dengan perkiraan mencapai 21 kelompok terbang (kloter) dalam sehari.
Jumlah ini meningkat dibandingkan rata-rata kedatangan harian yang berkisar 18 kloter. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai skema guna mengantisipasi lonjakan jemaah, termasuk pemetaan data jemaah lansia dan kebutuhan kursi roda.
“Nanti akan dicek dari setiap kloter, berapa jumlah jemaah lansia dan yang membutuhkan layanan khusus, sehingga bisa dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.
Petugas di lapangan juga diminta menjaga kondisi fisik serta meningkatkan koordinasi, mengingat jarak antar titik layanan di bandara cukup berjauhan.
Hingga Rabu (29/4) pukul 06.15 waktu Arab Saudi, tercatat sebanyak 132 kloter dengan total 47.737 jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah. Dari jumlah tersebut, 10.196 di antaranya merupakan jemaah lansia.
Dengan berbagai kesiapan ini, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan aman dan nyaman sejak kedatangan di Tanah Suci.




