Jeddah, jurnal9.tv — Kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dinilai tidak terlepas dari persiapan dan pembekalan yang diberikan kepada jemaah sejak berada di Tanah Air. Manasik haji disebut memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan fisik, mental, dan spiritual jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Koordinator Jemaah Haji Provinsi Aceh, Rahmatillah, mengatakan pembinaan dan manasik yang diberikan sebelum keberangkatan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Menurutnya, melalui manasik haji, jemaah tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga dipersiapkan secara mental untuk menghadapi berbagai kondisi selama berada di Arab Saudi.
“Melalui manasik, jemaah dimantapkan niatnya bahwa keberangkatan ke Tanah Suci adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan pemahaman tersebut, jemaah lebih siap menerima berbagai kondisi di lapangan dengan penuh keridhaan dan kesabaran,” ujar Rahmatillah saat ditemui menjelang kepulangan ke Tanah Air di Bandara Jeddah, Arab Saudi.
Rahmatillah menuturkan, secara umum jemaah haji asal Aceh mendapatkan pelayanan yang baik selama menjalani rangkaian ibadah haji 2026. Ia mengaku tidak menemukan kendala berarti yang mengganggu pelaksanaan ibadah para jemaah.
Pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh proses dinilai berjalan lancar. Skema murur maupun program tanazul dapat diterapkan sesuai rencana sehingga membantu kelancaran mobilitas jemaah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah, termasuk saat puncak haji di Armuzna, berjalan dengan baik. Skema murur dan tanazul dapat dilaksanakan sesuai yang direncanakan,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut berbeda dibandingkan penyelenggaraan haji pada tahun sebelumnya yang sempat menghadapi sejumlah perubahan menjelang pelaksanaan. Menurutnya, banyaknya pihak penyedia layanan atau syarikah yang terlibat kala itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika di lapangan.
Meski demikian, Rahmatillah berharap kualitas penyelenggaraan haji yang sudah baik pada tahun ini dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang. Dengan perbaikan berkelanjutan, jemaah Indonesia diharapkan dapat memperoleh layanan yang semakin nyaman, aman, dan mendukung kekhusyukan beribadah.
“Kami berharap kualitas pelayanan yang sudah baik ini terus ditingkatkan sehingga jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk,” pungkasnya.
M. Hariri, Media Center Haji 2026




