Surabaya, jurnal9.tv – Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, menyatakan dukungan atas langkah Presiden Prabowo yang akan menghadirkan pendidikan kewirausahaan bagi anak muda di seluruh pelosok negeri.

Politisi Gerindra itu menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bertujuan mendorong lebih banyak generasi muda terjun ke dunia usaha, bukan hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, langkah ini merupakan hal positif karena di tengah perkembangan zaman, situasi geopolitik dan geoekonomi yang tidak menentu, serta kemajuan teknologi yang sangat pesat, kita tidak bisa hanya mengandalkan investasi besar, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk membuka lapangan kerja baru.

“Tetapi dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, perlu gotong royong semua pihak, dan hal itu bisa dilakukan,” jelasnya.

Ia menilai, kebijakan tersebut muncul di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, sehingga pembukaan lapangan kerja tidak bisa hanya mengandalkan investasi besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Namun tentunya diperlukan kerja sama dari semua pihak, perlu gotong royong semua pihak, dan itu bisa dilakukan. Kami akan mendorong pemberdayaan potensi generasi muda kita agar tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kemampuan intelektual untuk menjadi pengusaha baru. Ini sangat cocok jika diterapkan di Jatim,” ujarnya.

Selain itu, kata Cahyo, ia mendukung rencana pemerintah untuk menjadikan pendidikan kewirausahaan sebagai salah satu mata pelajaran di SMK.

“Yang paling penting nanti mungkin akan dikorelasikan dengan teman-teman SMK,” katanya.

Menurutnya, SMK merupakan sekolah vokasi yang membekali siswa dengan keterampilan tertentu, dan ketika dipadukan dengan entrepreneurship school atau kurikulum kewirausahaan, hal itu akan saling mendukung untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Jatim.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta anak muda tidak seluruhnya bercita-cita menjadi aparatur sipil negara, melainkan juga berani menjadi pengusaha dan bersaing di dunia usaha.

Prabowo mengatakan pemerintah ingin membuka program pendidikan kewirausahaan atau entrepreneurship untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru.

Menurutnya, saat ini Indonesia membutuhkan sektor swasta yang dinamis serta pelaku usaha yang memiliki inovasi, inisiatif, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan manajerial yang baik.

Pemerintah, katanya, juga tengah menyiapkan dukungan berupa kredit bagi perusahaan rintisan bagi anak muda setelah menyelesaikan pendidikan kewirausahaan.

Presiden Prabowo menyebut dukungan tersebut diperlukan agar generasi muda memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pengusaha yang kuat dan melahirkan pengusaha baru.