peristiwa

Peneliti Unair Temukan Mutasi Baru Virus Corona di Surabaya

7D27AD71-E6CC-41F0-A6F7-E02C1B60FC80

SURABAYA, JURNAL9.tv – Pandemi Covid-19 belum tuntas tertangani. Peneliti Universitas Airlangga Surabaya, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih menjelaskan pihaknya menemukan mutasi baru virus Corona di Surabaya.

Ada dua mutan yang berdekatan dan dari peta sebaran di Indonesia khususnya di kota Surabaya.

“Istilahnya bukan virus khas Surabaya. Tetapi ada strain virus yang baru, dan ditemukannya di Surabaya,” jelas Prof Ni Nyoman.

Menurutnya, mutasi virus Covid-19 yang dibicarakan di dunia internasional adalah D614G. Tapi yang ditemukan di Surabaya ini D677G.

“Ini belum tentu ditemukan di tempat lain di Indonesia. Artinya datanya masih minim. Mutasi kedua ini (D677G) ditemukan juga di 6 negara. Salah satunya, di Surabaya Indonesia,” jelasnya kepada para awak media, Selasa (1/9).

Menurutnya, mutan ini posisinya dekat dengan pemotongan purin enzim protease yang dimiliki sel inang paru-paru manusia. Mutan tersebut ada bersama-sama dengan mutan D614G. Mutasi corona generasi kedua ini disebut-sebut memiliki kemampuan menyebar lebih cepat. Meskipun sejauh ini belum ada kesimpulan apakah mutasi virus D614G menjadi faktor dari tingginya angka kematian pasien covid-19 atau tidak.

Saat ini pakar biomolkular Universitas Airlangga ini masih terus melakukan pengembangan penelitian terkait mutasi corona tersebut. (ahs/snm/shk)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top