Surabaya, jurnal9.tv – Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif resmi ditetapkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya masa bakti 2026-2031. Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Surabaya yang digelar sebelumnya.
Gus Afif yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya sekaligus Ketua Komisi B DPRD Surabaya dipercaya menggantikan Musyafak Rouf untuk memimpin PKB Surabaya selama lima tahun ke depan.
Menanggapi amanah tersebut, Gus Afif menyatakan siap menjalankan tugas yang diberikan partai dan berkomitmen memperkuat organisasi menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
“Sebagai kader partai, tentu saya harus selalu siap. Ini adalah amanah yang harus saya emban, saya jaga, dan saya jalankan sebaik-baiknya sesuai dengan arahan serta perintah partai,” ujarnya.
Usai menerima penetapan dari DPP PKB, Gus Afif langsung melakukan silaturahmi politik dengan sejumlah tokoh partai, termasuk Musyafak Rouf yang sebelumnya memimpin DPC PKB Surabaya dan kini menjabat Ketua DPRD Jawa Timur.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan sekaligus upaya menjaga soliditas internal partai. Ia mengaku memperoleh berbagai masukan dan arahan dari para senior PKB sebagai bekal dalam menjalankan kepemimpinan ke depan.
“Saya menemui para tokoh partai, termasuk Cak Musyafak yang sudah saya anggap sebagai guru dan orang tua saya. Saya memohon arahan dan masukan untuk langkah-langkah yang akan kami lakukan ke depan,” katanya.
Selain menjalin komunikasi dengan tokoh partai, Gus Afif juga mulai melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus di berbagai tingkatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi organisasi sekaligus menyatukan visi seluruh kader PKB di Surabaya.
Ia menegaskan konsolidasi internal akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Menurutnya, kekompakan organisasi menjadi modal penting untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
“Target politik 2029 tentu menjadi perhatian utama. Karena itu, konsolidasi harus segera kita jalankan agar seluruh elemen partai bergerak dalam satu barisan untuk menjaga dan meningkatkan kejayaan PKB di Surabaya,” ujarnya.
Dengan penetapan tersebut, Gus Afif akan memimpin PKB Surabaya hingga 2031 dengan fokus pada penguatan struktur partai, konsolidasi kader, serta persiapan menghadapi berbagai agenda politik di tingkat lokal maupun nasional.



