Makkah, jurnal9.tv – Pelayanan haji Indonesia tahun 2026 kembali mendapat apresiasi langsung dari jemaah di Tanah Suci. Seorang jemaah asal Balikpapan menyampaikan pujian atas kinerja petugas haji saat bertemu Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf, di halaman Masjidil Haram usai menunaikan ibadah umrah, Rabu (20/5/2026) malam waktu Arab Saudi.

Jemaah tersebut mengaku merasakan pelayanan yang cepat dan responsif sejak tiba di Arab Saudi. Ia tiba di Makkah sekitar pukul 07.00 WAS setelah perjalanan dari Indonesia dan menilai petugas sigap membantu jemaah, khususnya lansia.

“Luar biasa. Begitu turun pesawat langsung dipindah, tidak ada kosongnya. Petugas inisiatifnya tinggi. Kalau lihat yang tua, langsung dibantu, langsung diangkut,” ujarnya.

Selain layanan kedatangan dan transportasi, jemaah juga mengapresiasi kualitas konsumsi yang diterima selama berada di Makkah. Menurutnya, makanan yang disediakan sesuai selera jemaah Indonesia serta distribusinya berjalan tepat waktu.

“Makannya enak, Alhamdulillah cocok. Waktu juga cepat, segala macam. Kami sudah salut,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI M. Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan jemaah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para petugas yang bertugas di lapangan.

“Saya terharu dengan kerja keras teman-teman di lapangan. Tapi saya harap ini tidak membuat lengah. Petugas harus tetap serius dan mempertahankan kinerja yang sudah baik,” tegasnya.

Gus Irfan menekankan tantangan pelayanan terbesar masih menanti menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ia meminta seluruh petugas tetap menjaga dedikasi dan semangat pelayanan saat jemaah mulai bergerak menuju Armuzna hingga proses pendorongan ke Mina.

“Mudah-mudahan petugas kita tetap seperti yang diharapkan, punya dedikasi tinggi, mau bekerja keras, dan tidak kenal lelah,” ujarnya.

Ia menambahkan evaluasi harian terus dilakukan pada seluruh sektor layanan, mulai akomodasi, konsumsi, transportasi hingga kesehatan agar kendala di lapangan bisa segera ditangani.

Pemerintah Indonesia menargetkan penyelenggaraan haji 2026 menjadi layanan terbaik dengan standar cepat, ramah, serta berpihak pada kebutuhan jemaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas.

M. Hariri, Media Center Haji 2026