Gresik, jurnal9.tv -Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putri menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Video Pendek Ramah Anak tingkat MI se-Kabupaten Gresik. Lomba tersebut digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kompetisi ini diikuti oleh 80 lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag Kabupaten Gresik. MINU Trate Putri tampil sebagai yang terbaik melalui karya video pendek original berjudul “Ayahku, Pahlawanku”, yang mengangkat tema perlindungan anak, keteladanan orang tua, serta pentingnya rasa aman bagi anak dalam lingkungan keluarga dan pendidikan.

Video tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan kampanye madrasah ramah anak secara kuat dan menyentuh. Dengan alur cerita sederhana namun emosional, karya MINU Trate Putri berhasil menggambarkan nilai-nilai kasih sayang, kehangatan keluarga, serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Penghargaan Juara 1 diserahkan langsung oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, H. Muh. Ali Faiq, saat Upacara Peringatan HAB ke-80 yang digelar di Lapangan MTsN Gresik, Metatu, Sabtu (3/1/2026).

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala MINU Trate Putri, Ainur Rahmah. Menanggapi capaian tersebut, Ainur Rahmah menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih.

“Alhamdulillah, mengawali Tahun Baru 2026 di semester dua ini, MINU Trate Putri dapat mempersembahkan prestasi yang membanggakan. Semoga ke depan kami dapat terus mengukir prestasi yang lebih gemilang,” ujarnya.

Prestasi ini semakin menegaskan komitmen MINU Trate Putri dalam mendukung dan menerapkan konsep madrasah ramah anak. Sebab, MINU Trate Putri juga sebelumnya telah terstandarisasi PISA (Pusat Informasi Sahabat Anak) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

“Dengan capaian tersebut, MINU Trate Putri terus memantapkan diri sebagai madrasah yang inspiratif, inovatif, serta konsisten menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang anak,” pungkasnya.