Madinah, jurnal9.tv – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Bandara melakukan orientasi lapangan ke sejumlah titik strategis di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz, Madinah, Senin (21/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan sekaligus menyosialisasikan kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi dalam pelayanan jemaah haji di area bandara.
Tenaga Penghubung Indonesia-Arab Saudi wilayah kerja bandara, M. Yusuf Bahar, menjelaskan terdapat sejumlah lokasi krusial yang harus dipahami seluruh petugas, salah satunya area Makkah Route.
“Makkah Route merupakan jalur khusus bagi jemaah fast track dari empat embarkasi, yakni Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Kami menjelaskan alur pelayanan agar petugas memahami prosesnya secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, jumlah jemaah yang menggunakan layanan fast track tahun ini mengalami peningkatan sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan skema ini, jemaah dapat langsung keluar melalui gedung Makkah Route dan menuju bus dalam waktu 15 hingga 20 menit.
Selain itu, tim juga meninjau jalur keluar bagi jemaah non-fast track. Mayoritas jemaah akan diarahkan melalui gate nomor 3 dan 4 sebelum menuju area bus.
Bagi jemaah non-fast track, tersedia fasilitas transit di Hajj Pavilion yang dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti pendingin ruangan, toilet, serta klinik kesehatan yang berada di paviliun nomor 5.
Yusuf juga menyoroti adanya perubahan kebijakan terkait penanganan bagasi. Tahun ini, koper jemaah fast track dan non-fast track akan dikelola melalui satu gedung khusus bagasi dan kargo.
“Lokasinya berada di belakang area fast track. Kami akan menyiagakan tim khusus untuk mengendalikan dan mencatat pergerakan bagasi jemaah,” jelasnya.
Diketahui, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Arab Saudi pada 22 April 2026. Kedatangan gelombang pertama di Bandara Madinah berlangsung hingga 6 Mei 2026, dengan kloter pertama dijadwalkan tiba pukul 06.50 waktu setempat.
Sementara itu, gelombang kedua jemaah akan tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, mulai 7 hingga 21 Mei 2026. Seluruh jemaah dijadwalkan mengikuti puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026.




