Bahas Kemanusiaan, Inovasi Teknologi dan Isu Keberlanjutan, UNU Pasuruan dan Al Fitrah Surabaya Gelar Konvensi Internasional ICHST 2025

Pasuruan, jurnal9.tv -Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan bersama Pondok Pesantren Al Fitrah Surabaya menggelar sebuah konvensi internasional bertajuk International Convention of Humanity, Suatainability & Technology atau ICHST 2025. Konvensi akan dibuka pada Kamis (28/8) siang di Ballroom Hotel Ascent Premiere, Kota Pasuruan dan berlangsung hingga tiga hari ke depan, diikuti peneliti, akademisi dan praktisi dari sejumlah negara. Direncanakan, Ketua Lembaga Perguruan Tinggi (LPTNU) PBNU, Prof. Ainun Naim akan membuka sekaligus memberikan Keynote Speech bersama Prof. Zuraida Mohd Sanusi dari Malaysia yang mewakili ICHST.

Rektor UN Pasuruan, Dr. Abuamar Bustomi mengatakan kegiatan internasional ini merupakan bagian dari visi kampusnya untuk menjadi kampus inklusif teknologi dengan reputasi global. Dari konvensi ini diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi mengenai sinergi nilai kemanusiaan, inovasi dan keberlanjutan pembangunan. “Tema yang kami angkat adalah isu yang sedang hangat diperbincangkan masyarakat dunia, yakni sinergyzing Human Values, Innovation and Sustainbale Futures,” tambah rektor yang baru dilantik untuk periode kedua di PBNU pada 23 Agustus lalu.

Bustomi menambahkan, peserta ICHST 2025 dipilih berdasarkan jurnal yang ditulis melalui undangan call for paper kepada para peneliti, edukator dan praktisi untuk memaparkan ide inovatif untuk di bidang Technology for Living, Human Ethics, Digital Inclusion, dan daya tahan lingkungan atau environmental resilience. “InsyaAllah kualitas partisipan ICHST 2025 bisa dipertanggungjawabkan karena mereka kami pilih dari seleksi jurnal Scopus, WoS, dan Sinta 2,” tambahnya.

Bustomi berharap, melalui even internasional ini kampusnya bisa ikut membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kekuatan mental, ketajaman intelektual, dan kolaborasi global di tengah tantangan zaman. Melalui diskusi lintas disiplin ini, Bustomi mendorong para peserta konvensi bisa optimal.mengeksplorasi mental resilien di era digital dan krisis global serta mengajukan pemikiran akademik yang solutif dan membumi. “Yang tidak kalah penting, semoga ICHST 2025 merancang kolaborasi lintas negara dan budaya untuk menghadirkan inovasi yang berakar pada nilai kemanusiaan dan keberlanjutan,” tegas rektor yang memiliki lebih dari tiga ribu mahasiswa ini.

Untuk mengenal lebih mendalam tentang ICHST 2025, bisa disimak Talkshow Kopi Darmo TV9 Nusantara episode ‘UNU Pasuruan dan Sinergi Global untuk Masa Depan Kemanusiaan, Inovasi dan Keberlanjutan Pembangunan via link berikut:

Seperti diberitakan jurnal9(dot)tv sebelumnya, pada 7 Pebruari 2025, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf melakukan Grand Launching UNU Pasuruan sebagai perguruan tinggi milik PCNU Kabupaten Pasuruan sekaligus menandai perubahan bentuk lembaga perguruan tinggi, dari Institut Teknologi dan Sains, ITS NU Pasuruan yang berdiri sejak 2018 menjadi bentuk Universitas. Keputusan itu ditandatangani oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor: 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Pada Agustus 2025, dua prodi di bawah STAI Shalahudin yakni Pendidikan Agama Islam dan perbankan Syariah disetujui oleh Kementerian Agama RI untuk diintegrasikan menjadi fakultas dan program studi melengkapi 7 program studi dalam UNU Pasuruan. Dengan demikian, universitas yang kampusnya berada di komplek Kantor PCNU Graha NU Warungdowo ini, memiliki 9 program studi, yakni teknik industri, teknik kimia, teknik pengolahan hasil pertanian, pendikan matematika, pendidikan biologi, pendidikan fisika, program studi desain komunikasi visual, Pendidikan Agama Islam dan perbankan Syariah. (*)