peristiwa

Mengenang Sosok Gus Im, TV9 Nusantara Tayangkan Konser Puisi Metal 2005

WhatsApp Image 2020-09-15 at 11.43.33

SURABAYA, Jurnal9.tv – Ketertarikan Almarhum KH Hasyim Wahid atau Gus Im pada puisi dan musik rock pernah menghasilkan karya monumental bertajuk Konser Puisi Metal, pagelaran puisi dan teatrikal diiringi musik rock pertama di Indonesia. Menandai 40 hari wafat Gus Im, Selasa (15/9) mulai 21.00 WIB, TV9 Nusantara menayangkan kembali konser yang digelar 15 tahun lalu, Agustus 2005 di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

“Mengenang 40 hari Gus Im, KH. Hasyim Wahid bin Wahid Hasyim bin Hasyim Asy’ary, adik ragil Gus Dur, mohon dipangestoni Konser Bunglon akan tayang ulang non komersial melalui siaran TV9 Nusantara” tulis seniman asal Malang, Ki Dalang Wolak Walik, Jumali di laman Facebooknya Ki Wolak Walik, sambil menampilkan promo tayangan. Jumali adalah yang beruntung diminta Gus Im membacakan puisi dari buku antologinya dalam konser itu.

Bagi dunia panggung tanah air, Konser Puisi Metal 2005 itu tergolong terobosan nyleneh, membaca puisi politik gaya metal. Gus Im membaca puisi dengan apik dan ekspresi khasnya. Puisi berisi kritik sosial politik juga dibacakan Ombat H. Nasution, vokalis metal senior, dengan teknik ekspresi suara menggeram, diiringi besutan lengking gitar elektrik kelompok rock progresif Discus.
Sejumlah nama seperti Himawan Sutanto, Alumni Institut Seni Indonesia (ISI), Jogjakarta, Athonk dari Yogyakarya juga ambil bagian meneriakkan puisi Gus Im. Acara ini memang disiapkan mengiringi peluncuran buku puisi Gus Im berjudul Bunglon.

Ide puisi metal ini lahir menyusul berdirinya komunitas Indonesian Progressive Rock pada 1999. Dari hobi Gus Im ngumpul bersama sejumlah pemusik rock itu maka lahirlah gagasan nakal memadukam puisi dan musik rock sebagai parodi kepada penguasa dan kekuasaan. Seperti diketahui, Gus Im amat menggemari musik cadas, mulai Jimmy Hendrix hingga Metallica.

“Menyimak kembali pesan, teladan sikap, dan inspirasi yang ada dalam Konser Bunglon ini, semoga bisa menjadi bagian dari rasa terimakasih dan hormat kita semua pada Almarhum Gus Im,” lanjut Jumali.

Menyimak siaran tv9 nusamtara bisa melalui streaming www.tv9.co.id/stream atau kanal youtube TV9 Official https://youtu.be/d4GZd1R0-uQ

Gus Im wafat pada Sabtu, 1 Agustus 2020, pukul 04.18 WIB di Jakarta, dan malam harinya dimakamkan satu areal dengan kakeknya dari Ibu, pendiri Jam’iyah Nahdlatul Ulama, KH Bisri Syansuri, di kompleks pemakaman keluarga PP Mambaul Maarif Denanyar Jombang,.

hkm/*

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top