peristiwa

Istri Salim Kancil: Ini Tanah Perjuangan, Saya Tidak Mau Kompensasi!

IMG-20200812-WA0204
TANAH PERJUANGAN - Tijah, istri Salim Kancil (kanan) dan putrinya saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus pencemaran nama baik di Mapolda Jatim, Rabu (12/8).

Perkara Pencemaran Nama Baik, Tijah, istri Salim Kancil Penuhi Panggilan Polda Jatim

SURABAYA, Jurnal9.tv – Istri mendiang almarhum Salim Kancil, Tijah dan anaknya Ikke Nurillah hadir ke Mapolda Jatim, Rabu (12/8). Kedua memenuhi panggilan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim untuk kasus dugaan pencemaran nama baik.

Tijah datang memenuhi panggilan penyidik didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya. Sebelumnya, Bupati Lumajang sudah diperiksa sebagai saksi di Polda Jatim atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan perusahaan tambak udang.

Jauhar, pendamping hukum LBH Surabaya mengatakan, kedatangan istri Salim Kancil untuk memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim terkait adanya dugaan pencemaran nama baik terkait postingan video di Lumajang TV.

“Yang isinya adalah adanya penyerobotan tanah di atas lahan salim kancil yang dilakukan PT Luis. Judul video yang beredar seperti itu,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (12/8).

Jauhar menambahkan, Tijah diperiksa sebagai saksi. Sementara, untuk pelapor, dia belum tahu menahu.

“Kami dipanggil sebagai saksi, kalau konfirmasi terlapor bisa langsung sama penyidik,” jelasnya. Dia menuturkan untuk bukti yang dibawa terdapat surat tanah. Seperti surat keterangan dari desa, pernyataan penggarapan lahan hingga surat kepemilikan tanah.

“Saya sebagai saksi,” ucap Tijah sambil menunjukkan peta lokasi tanahnya. Perempuan berjilbab ini menyatakan, sebagian tanah sudah diuruk oleh perusahaan tambak udang tanpa pemberitahuan.

“Sempat mau dikasih (kompensasi). Tapi saya enggak mau. Macam-acam ada sawah, lahan, dan uang. Tapi aku enggak mau, karena ini tanah perjuangan, sampai orangnya meninggal,” tegasnya. (mrj/ren/shk)

loading...
Comments

BERITA POPULER

To Top