Lamongan, Jurnal9.tv – Ratusan siswa di Lamongan menunjukkan semangat belajar yang luar biasa meski harus menerjang banjir yang ketinggiannya terus meningkat. Kondisi alam yang tidak bersahabat ini memaksa sebagian siswa untuk berjalan kaki menembus genangan air yang merendam rute menuju sekolah mereka. Sementara itu, bagi siswa yang tinggal di lokasi lebih jauh, mereka terpaksa memilih menggunakan perahu sebagai sarana transportasi utama. Hal ini disebabkan oleh akses jalan poros desa yang terputus total akibat terendam banjir sepanjang lebih dari dua kilometer, sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dilalui kendaraan darat.
Scroll Untuk Lanjut Membaca

