Sidoarjo, Jurnal9.tv – Ratusan perusahaan di wilayah Kabupaten Sidoarjo dinyatakan gulung tikar. Neraca produksi dengan profit menjadi penyebab banyak perusahaan yang kemudian meminta penetapan pailit.
Tak hanya angka pengangguran yang masih tertinggi di Jawa Timur berkisar 8,80 persen, di tahun 2023 Kabupaten Sidoarjo tetap akan menghadapi pertambahan jumlah pengangguran, akibat ratusan perusahaan yang pailit.
Tercatat ada 208 di antaranya gulung tikar dengan adanya penetapan pailit. Hal tersebut dinyatakan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia.
“Pailit dari dua ratusan perusahaan tersebut didominasi faktor tak seimbangnya pengeluaran produksi dengan profit perusahaan,”
Jumlah Pekerja di Sidoarjo sebanyak1,22 juta, sedangkan angka pengangguran di kota delta yang mencapai 118 ribu membutuhkan perhatian serius. Pemerintah, swasta dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat melakukan upaya konkrit agar penyerapan tenaga kerja bisa berlangsung maksimal di tahun 2023 ini. Upaya bisa dilakukan dengan menyiapkan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri. (rhk/snm)