Surabaya, jurnal9.tv -Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi strategis dengan Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, di Kampus UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara GP Ansor Jawa Timur dan perguruan tinggi negeri dalam rangka pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Ansor, sekaligus memperluas kontribusi pemuda dalam pembangunan berbasis keilmuan dan kebangsaan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang sinergi strategis, antara lain penguatan SDM kader Ansor melalui akses beasiswa pendidikan, peningkatan kapasitas akademik dan kepemimpinan pemuda, serta kerja sama riset dan pengabdian kepada masyarakat di berbagai sektor.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menegaskan bahwa investasi pada pendidikan kader merupakan kebutuhan mendesak bagi organisasi kepemudaan yang ingin berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

“Ansor membutuhkan penguatan SDM yang terstruktur, terencana, dan berkelanjutan. Kampus seperti UPN ‘Veteran’ Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam mendampingi kader Ansor agar memiliki daya saing intelektual, profesional, dan ideologis,” ujar Musaffa Safril.

Ia menambahkan bahwa penguatan SDM kader Ansor tidak semata-mata ditujukan untuk kepentingan internal organisasi, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang mampu berkontribusi nyata bagi daerah dan negara.

Kesamaan nilai antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan GP Ansor sebagai entitas yang berakar kuat pada semangat bela negara turut menguatkan arah sinergi yang dibangun. UPN “Veteran” Jawa Timur dikenal sebagai kampus yang lahir dari sejarah perjuangan dan konsisten menanamkan nilai bela negara dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Nilai tersebut sejalan dengan GP Ansor yang sejak awal berdiri memposisikan kadernya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan persatuan bangsa.

Musaffa Safril menegaskan bahwa kaderisasi Ansor pada hakikatnya adalah proses pembentukan warga negara yang memiliki kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab bela negara, bukan sekadar aktivitas organisatoris. Karena itu, kolaborasi dengan kampus bela negara seperti UPN “Veteran” Jawa Timur dinilai sangat strategis untuk melahirkan kader muda yang unggul secara intelektual, matang secara kepemimpinan, dan kokoh secara ideologis.

Sementara itu, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen UPN sebagai kampus bela negara untuk membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan.

“UPN ‘Veteran’ Jawa Timur terbuka untuk bersinergi dengan GP Ansor, khususnya dalam pengembangan SDM, riset terapan, serta pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi kepentingan bangsa,” ujar Prof. Akhmad Fauzi.

Selain penguatan SDM dan akses pendidikan, audiensi juga membahas pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi kader serta kontribusi Ansor dalam penguatan ketahanan pangan.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur didampingi oleh jajaran pengurus Ansor University Jawa Timur serta Bidang Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jawa Timur, yang memaparkan potensi kolaborasi riset, pendampingan petani muda, serta pengembangan model pertanian berbasis inovasi kampus dan kaderisasi Ansor.

Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi kerja sama berkelanjutan antara PW GP Ansor Jawa Timur dan UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mencetak kader muda yang cerdas secara akademik, mandiri secara ekonomi, dan teguh dalam semangat bela negara.