Jakarta, jurnal9.tv -PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) meraih penghargaan prestisius dalam Indonesia Green Awards (IGA) 2026 yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility. Perusahaan meraih predikat Platinum Alignment dan Best 100 Operation Units/Sites/Suppliers Indonesia La Tofi ESG Rating 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penghargaan Local Green Hero diberikan atas peran I Nyoman Sukra dalam Revitalisasi Muara Tukad Mati Menuju Kawasan Ekosistem Bersih dan Berkelanjutan. Sementara penghargaan Best Program diraih untuk inovasi “Electri-Grow: Kilau Melon Melati Sakti” yang menunjukkan komitmen PLN dalam pengembangan teknologi hijau berkelanjutan.

Kinerja keberlanjutan PT PLN UIP JBTB dinilai menggunakan metodologi La Tofi ESG Rating dan mendapatkan nilai 89,80 dengan predikat Platinum Alignment. Pencapaian ini menjadikan PLN UIP JBTB sebagai bagian dari BEST 100 Operation Units/Sites/Suppliers Indonesia 2026 La Tofi ESG.

Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, menegaskan bahwa IGA 2026 menjadi momentum refleksi bersama terhadap tanggung jawab ekologis dunia usaha.

“Bencana ekologis bukan sekadar peristiwa alam, tetapi ujian atas sistem tanggung jawab kita. ESG harus melindungi manusia, memulihkan alam, sekaligus memproteksi nilai ekonomi,” jelas La Tofi.

Rangkaian acara IGA 2026 juga diisi dengan sesi storytelling dari sejumlah tokoh dan praktisi CSR nasional, di antaranya Pandawara Group, Rosita Istiawan, Jerhemy Owen Wijaya, dan Benedict Wermter. Acara ini menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan dan individu yang berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

PLN UIP JBTB terus mendorong inovasi teknologi hijau dan program sosial yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya.