Masa Taaruf Siswa Madrasah, Materi Ke-NU-an dan Akhlak Jadi Prioritas MI Kahasri Kota Probolinggo

Probolinggo, jurnal9.tv -Madrasah Ibtidaiyah KH Hasyim Asy’ari (MI Kahasri) Kota Probolinggo, Jawa Timur memulai awal masuk sekolah bagi siswa-siswi baru dengan masa taaruf siswa madrasah (MATSAMA).

MATSAMA MI Kahasri memprioritaskan materi ke-NU-an dan akhlak yang menjadi ciri dan identitas lembaga pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Siswa-siswa baru di awal belajar dibiasakan dengan mengaji Al-Qur’an, Salat Dhuha berjamaah, pembacaan surat Yasin, tahlil dan istighosah.

Amaliyah Nahdlatul Ulama tersebut rutin diberikan setiap pagi sebelum memulai pembelajaran, tujuannya agar para siswa istiqamah memulai seluruh aktivitas termasuk belajar, dengan mendahulukan aspek agama untuk meraih prestasi di berbagai bidang.


Selain materi keagamaan dan ke-NU-an, siswa baru MI Kahasri juga dibekali pengenalan akhlak mulia, untuk dijadikan karakter sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama. Kepala MI Khasri Moch. Sahroni Hidayat mengatakan, dimensi spiritual agama menjadi pondasi penting untuk meraih prestasi siswa di tengah era disrupsi dengan berbagai kecanggihan teknologi informasi.

“Jadi siswa-siswi baru kami bekali dengan penguatan keagamaan, ke-NU-an dan akhlak. Agar mereka nanti setelah dewasa bisa melaksanakan amaliyah NU, mengikuti jejak tokoh-tokoh NU. Baru setelah itu kita akan fokus pada pendidikannya untuk meraih berbagai prestasi,” ungkapnya, Selasa (16/7/2024). Dengan bekal spiritual agama dan akhlak yang kuat, diharapkan para siswa MI Kahasri mampu meraih prestasi gemilang untuk masa depannya tanpa terpengaruh dampak negatif dari pesatnya perkembangan zaman.


“Penguatan karakter spiritualitas dan akhlak ini penting, disamping kemampuan dalam meraih prestasi di bidang akademiknya,” ujar Roni sapaan akrabnya.

Sebagai informasi, MI Kahasri di bawah naungan LP Ma’arif Kota Probolinggo menjadi salah satu madrasah favorit dengan jumlah siswa mencapai lebih dari 700 orang. Berbagai prestasi akademik dan non akademik mulai tingkat kota-kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional juga telah banyak diraih oleh para siswa.