Jakarta, jurnal9.tv -Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Agama RI Prof. KH Nasaruddin Umar serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Arifah Choiri menghadiri Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Acara yang diikuti sekitar 6.000 jemaah anggota Muslimat NU se-Jabodetabek ini juga menghadirkan penceramah populer Ustadz Das’ad Latif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dihadapan ribuan jemaah, Khofifah menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mikraj menjadi referensi bagaimana hati, pikiran, dan gerakan bertaut dengan masjid. “Jadi referensi kita bagaimana gerakan kita minal masjid ilal masjid, bagaimana pikiran kita minal masjid ilal masjid, bagaimana hati kita minal masjid ilal masjid,” katanya.

Kehadiran jemaah Muslimat NU, lanjut Khofifah, menjadi bagian dari penguatan amal ibadah dan nilai spiritual. “Hadirnya kita dalam majlis ini semoga dicatat sebagai amal ibadah, dan amal ibadah ini yang akan mengantarkan kita saat menghadap Allah agar kita dipanggil sebagai husnul khotimah,” ujar Khofifah.

Menteri Agama RI yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. KH Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Khofifah dan Muslimat NU atas kolaborasi pelaksanaan Isra’ Mikraj. “Terima kasih ibu Khofifah sebagai orang tertinggi di Muslimat NU, silakan kalau Muslimat ingin memanfaatkan Masjid Istiqlal sekali sebulan seperti ini, insyaallah kami akan fasilitasi,” ucapnya.

Dalam tausiyahnya, Menag Nasaruddin menjelaskan makna Isra’ Mikraj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad yang terbagi dalam empat jenis perjalanan. “Mikraj ini tujuannya adalah bagaimana setelah kita naik ke puncak kita bisa bersosialisasi dengan masyarakat, inilah sesungguhnya hakikat Mikraj,” tuturnya.

Sementara Ustadz Das’ad Latif menekankan makna terpenting dari peristiwa Isra’ Mikraj adalah shalat. “Saat ada masalah jangan dibagikan di media sosial tetapi kembali shalat, evaluasi shalat kita,” tegas penceramah populer tersebut.

Usai menghadiri peringatan Isra’ Mikraj, Khofifah bersama Arifah Choiri berkesempatan meninjau Terowongan Silaturahmi, jalur bawah tanah sepanjang 33,8 meter yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta sebagai simbol toleransi dan persaudaraan beragama.

Acara ini menjadi bukti komitmen Muslimat NU dalam memakmurkan masjid sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat, khususnya di wilayah ibu kota dan sekitarnya.