Jakarta, jurnal9.tv -Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI kembali menegaskan pentingnya integritas, etika, dan profesionalisme petugas haji dalam memberikan pelayanan kepada jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kemenhaj RI, Chandra Sulistio Reksoprodjo, saat memberikan materi pembekalan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (12/01/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan pembekalan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut mengangkat materi Tugas, Fungsi, dan Tanggung Jawab Petugas Haji dan diikuti oleh para calon petugas haji yang akan bertugas pada musim haji tahun 2026.

Chandra menekankan bahwa petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas teknis, tetapi juga memikul amanah negara dalam melayani tamu-tamu Allah. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jemaah sejak proses keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Dalam aspek pelayanan, petugas haji diwajibkan memberikan pelayanan yang ramah, adil, dan profesional, serta memprioritaskan jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi. Petugas juga harus sigap menangani keluhan dan permasalahan jemaah secara cepat dan tepat, serta menjaga ketertiban dan kekompakan rombongan.

Selain tanggung jawab pelayanan, Chandra menjelaskan bahwa petugas haji memiliki tanggung jawab administratif yang tidak kalah penting. Petugas harus melaksanakan tugas sesuai Surat Keputusan penugasan, mematuhi seluruh kebijakan, regulasi, dan standar operasional prosedur penyelenggaraan haji, menyusun laporan pelaksanaan tugas, serta menjaga nama baik institusi dan negara.

Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dan etika. Petugas haji dilarang menyalahgunakan kewenangan, menerima imbalan dari jemaah, mengeluh dalam menjalankan tugas, maupun menolak permintaan bantuan jemaah.

“Petugas haji tidak boleh menerima imbalan dari jemaah dan tidak boleh menggerutu. Jangan pernah menolak permintaan bantuan, karena tanpa jemaah tidak akan ada petugas haji,” tegasnya.

Chandra menutup materinya dengan pesan agar seluruh petugas haji menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan keteladanan. “Jadilah petugas haji yang baik bagi tamu Allah, karena petugas haji adalah utusan negara,” pungkasnya. (M. Hariri)