Blitar, jurnal9.tv -Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur resmi mengumumkan para peraih juara dalam ajang Festival Generasi Z Islami Nahdlatul Ulama (Gen-ZINU) . Sebagaimana diketahui, festival ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU versi Masehi. Festival yang dikhususkan bagi generasi muda NU ini berlangsung meriah dan kompetitif.
Gen-ZINU Festival diisi dengan beragam perlombaan yang memadukan khazanah keilmuan Islam klasik dengan inovasi kekinian. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Lalaran Alfiyah, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Putra dan Putri, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris, dan AI Booth Camp Competition.
Para finalis sebelumnya telah berlaga dalam babak final masing-masing cabang lomba yang digelar di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, mulai Kamis (05/02/2026) pukul 13.00 WIB hingga Jumat (06/02/2026).

Berikut daftar lengkap peraih juara seluruh cabang lomba Gen-ZINU Festival 1 Abad NU yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur:
Pidato Bahasa Inggris
Juara 1: Muhammad Ridwan Yasin (MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng)
Juara 2: Moch. Galih Akbar Al Majid (MAN 2 Jember)
Juara 3: Desmilana Tenri Zhafeera (MINU KH Mukmin Sidoarjo)
Harapan 1: Qurrota A’yun (PP Al-Machfudzoh)
Harapan 2: Muhammad Hafizzal Ritonga (Ponpes Terpadu Al Yasini Pasuruan)
Harapan 3: Hawa Tri Buanan Larasati (MTs Ma’arif NU Kota Blitar)

Pidato Bahasa Arab
Juara 1: Elsa Paramita (MTsN 4 Blitar)
Juara 2: Fahrul Fajar Firmansyah (MTs Ma’arif NU Blitar)
Juara 3: Arya Fadlurrahman Assyauqy (PP Yahtadi Islamic Education Center)
Harapan 1: Muhammad Usamah Muadz Aljabal (SMA Alberr Pandaan)
Harapan 2: Fahri Hafidz Ubaidillah (MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng)
Harapan 3: Athik Likaitanjuha (MA Ma’arif NU Blitar)
AI Booth Camp Competition
Juara 1: Ishaq, S.Pd (PC LKKNU Lamongan)
Juara 2: Sultan Ahmad Dava Alfarabi Fiqhassalam, C.Ps (PR IPNU Masanganwetan, Sukodono, Sidoarjo)
Juara 3: Susilo Hadi Wijoyo (IAI Tarbiyatut Tholabah Kranji)
Harapan 1: Albiee Mutmainnatul Haq (PC Fatayat NU Bangkalan)
Harapan 2: Mohammad Ainun Najib (PPK Alif Laam Miim Surabaya)
Harapan 3: Fathur Rohim, S.Pd.I (RMI Jombang)

MQK Putri
Juara 1: Shinta Azizah (PP Hidayatul Mubtadi’in)
Juara 2: Anjani Dini Nabila (PP Miftahul Ulum Putri RU IV)
Juara 3: Wirda Hauro Faradisy (Ma’had Aly Denanyar Jombang)
Harapan 1: Thalita Fulayfil Aurelia (PP Yahtadi Lumajang)
Harapan 2: Nailud Darojatul Ulya (PP Salafiyah Keboncandi)
Harapan 3: Ata Annida Ahmad (PP Nurul Iman Banat Blitar)
MQK Putra
Juara 1: Ahmad Husnul Khuluq (PP Nurul Iman Blitar)
Juara 2: Ahmad Bahaudin Al Mujib (PP Al Bidayah Jember)
Juara 3: Fauzan Bayu Wahid (PP Nurul Iman)
Harapan 1: Ahmad Romdan (PP Queen Ainul Yaqin)
Harapan 2: Ahmad Afiq Alhamidy (PP Mahasiswa Al Jihady Surabaya)
Harapan 3: M. Syafiq Rifa’i (PP Roudhotul Muta’alimin)
Lalaran Alfiyah
Juara 1: PP An-Nashriyah, Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang
Juara 2: PP Progresif Bumi Shalawat Putri
Juara 3: PP Manba’ul Hikam Sidoarjo
Harapan 1: PP Nurul Ikhlas Sepande, Candi, Sidoarjo
Harapan 2: PP Roudlotul Muta’allimin Minggirsari
Harapan 3: PP Nurus Salam Lodoyo, Blitar
Koordinator Pokka Gen-ZINU Festival, H. M. Noor Harisudin, menyampaikan bahwa para pemenang memperoleh uang pembinaan dengan total Rp13,5 juta untuk lomba Lalaran Alfiyah dan Rp8,25 juta untuk kategori empat lomba lainnya.
Selain uang pembinaan, pemenang juga mendapat golden tiket berupa beasiswa senilai puluhan juta rupiah. Juara pertama misalnya mendapatkan golden tiket beasiswa penuh di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan gratis biaya ma’had. Juara kedua memperoleh golden tiket beasiswa tanpa biaya ma’had, sementara juara ketiga mendapatkan fasilitas gratis biaya ma’had. Adapun pemenang kategori Harapan 1, 2 dan 3 memperoleh hak masuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tanpa tes dengan skema UKT grade 2. (Hanya banyar satu juta dari yang seharusnya delapan juta tiap semesternya).
“Gen-ZINU Festival diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda NU yang unggul dalam keilmuan, berkarakter Aswaja, serta adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi,” pungkas guru besar UIN KHAS Jember yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur.




