Jakarta, jurnal9.tv -Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 Hijriah/2026 M telah memasuki tahap akhir. Diklat yang berlangsung sejak 10 hingga 30 Januari 2026 ini direncanakan akan ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Upacara penutupan dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi, 30 Januari 2026, bertempat di Lapangan Galaxy, Mako Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menjelang penutupan, berbagai persiapan telah dilakukan secara intensif, mulai dari kesiapan pasukan hingga teknis pelaksanaan upacara. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, turut melakukan pengecekan langsung terhadap seluruh rangkaian persiapan.

Menteri Haji dan Umrah yang akrab disapa Gus Irfan mengungkapkan bahwa dirinya menerima berbagai laporan positif terkait pelaksanaan Diklat PPIH Arab Saudi. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, dari laporan yang kami terima, pelaksanaan diklat berjalan dengan baik. Karena itu, kami berharap prosesi penutupan nanti juga dapat berlangsung sesuai harapan,” ujar Gus Irfan, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan bahwa Diklat PPIH tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis dan pengetahuan petugas, tetapi juga membentuk kesiapan mental dalam melayani jemaah haji Indonesia.

“Saya berharap seluruh petugas benar-benar siap secara fisik, siap secara pengetahuan, dan yang paling penting siap secara mental untuk melayani tamu-tamu Allah,” tegasnya.

Terkait agenda penutupan, Gus Irfan memastikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang sebagaimana prosesi penutupan diklat pada umumnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan menjadi penanda kesiapan PPIH dalam memberikan pelayanan terbaik pada penyelenggaraan ibadah haji 2026.(M. Hariri)