Gresik, jurnal9.tv -Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate Kabupaten Gresik menggelar Lomba Pidato Cilik (Pildacil) yang diikuti 103 peserta dari jenjang RA/TK hingga SMA/MA se-Kabupaten Gresik, Minggu (25/01/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan dakwah sejak dini. Setiap sekolah dibatasi jumlah pesertanya, yakni maksimal satu peserta untuk RA/TK dan dua peserta untuk SMP/MTs hingga SMA/MA. Pembatasan dilakukan agar lebih banyak sekolah yang bisa berpartisipasi.
Ketua Yayasan PPNU Trate Gresik, Elvi Wahyudi, mengatakan lomba ini menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki potensi di bidang dakwah.
“Ini memberikan ruang dan wadah bagi bibit-bibit yang pintar dakwah. Lomba seperti ini menampilkan keberanian anak-anak dalam menyampaikan pesan dan retorika. Yang tampil hari ini luar biasa. Ini juga rangkaian Harlah PPNUT dan baru pertama kali digelar,” ujar Elvi Wahyudi.
Penilaian lomba meliputi penguasaan materi, sistematika dan isi pidato, cara penyampaian, serta kesopanan. Durasi tampil peserta juga dibatasi, untuk RA/TK dan SD selama empat menit, sedangkan SMP/MTs dan SMA/MA selama lima menit.
Panitia membagi lomba ke dalam lima kategori dengan tema besar “Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai Inspirasi.”
Juara pertama diraih Amanda Adelia Althaf, siswi kelas X SMAN 1 Sidayu. Dalam pidatonya, Amanda mengangkat pesan tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan kebaikan dan kepemimpinan yang bersih.
“Saya membawakan tema Nabi Muhammad SAW menyebarkan kebaikan. Jadi pemimpin itu tidak boleh korupsi dan harus jadi panutan umat, terutama untuk Gen Z karena nanti yang memimpin bangsa Indonesia,” kata Amanda.
Amanda mengaku tidak menyangka bisa meraih juara pertama karena banyaknya peserta yang tampil.
“Tidak nyangka bisa juara satu karena pesertanya banyak. Tapi memang sejak kecil saya aktif ikut pildacil. Dengan adanya lomba ini jadi ada kesempatan untuk terus berlatih. Semoga tahun depan pesertanya lebih banyak lagi dan mungkin tidak dibatasi per sekolah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan PPNU Trate Gresik berharap mampu menumbuhkan keberanian, kemampuan berbicara, serta nilai-nilai kepemimpinan Islami pada generasi muda sejak dini.




