Lamongan, jurnal9.tv -Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tak kunjung surut. Kondisi terparah salah satunya terjadi di Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, di mana ketinggian air mencapai 80 sentimeter.
Melihat kondisi tersebut, puluhan pemuda yang tergabung dalam Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kalitengah turun tangan. Mereka bergotong royong membangun jalan setapak darurat di tengah genangan air agar bisa dilintasi kendaraan roda dua.
Pantauan di lokasi pada Jumat (23/1/2026) pagi, para pemuda ini menggunakan alat seadanya untuk memasukkan batu ke dalam karung plastik. Karung-karung berisi batu tersebut kemudian disusun sedemikian rupa di titik terdalam banjir hingga membentuk jalur memanjang yang aman dilalui motor.

“Aksi kemanusiaan ini sebagai bentuk keprihatinan kami karena banyak kendaraan roda dua yang terjebak mogok saat menerjang genangan air. Kedalamannya cukup parah,” kata Ketua PAC GP Ansor Kalitengah, Moh. Iqbal Nuruddin.
Jalan kabupaten lintas kecamatan ini diketahui sudah terendam banjir selama hampir dua bulan. Dengan adanya jalan setapak buatan ini, mobilitas warga diharapkan tidak lagi terganggu meski harus tetap waspada.
Keberadaan jalan darurat ini pun disambut antusias oleh warga setempat. Zainal, salah satu pengguna jalan, mengaku sangat terbantu. Sebelumnya, ia kerap was-was mesin motornya mati jika nekat menerjang banjir.

“Sangat terbantu untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun harus bergantian dengan pengguna jalan lain karena jalurnya sempit, yang penting mesin tidak mati,” ungkap Zainal.
Hingga saat ini, banjir di Kabupaten Lamongan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Tingginya curah hujan membuat debit air di lima kecamatan masih terus merangkak naik. Selain merendam akses jalan dan fasilitas umum, banjir juga masih menggenangi ribuan rumah warga serta lahan tambak milik petani.




