Pasuruan, jurnal9.tv -Momen liburan biasanya diisi dengan berlibur ke tempat wisata, namun beberapa anak memilih mengikuti kegiatan bermanfaat yakni pesantren liburan di Pesantren Karakter Cendekia Asy-Syarif, Desa Kedawungwetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Selain belajar agama, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter anak.
Pesantren liburan dilaksanakan selama 5 hari, dengan dibagi 2 gelombang. Diikuti puluhan peserta dari berbagai usia mulai dari 8 hingga 13 tahun. Peserta tidak hanya dari Pasuruan, ada yang dari Jember dan Surabaya.
Mereka yang bukan santri pondok pesantren, ingin mengenal tradisi dan kehidupan pesantren. Mereka cepat beradaptasi dan berinteraksi dengan teman-teman baru.
Hal tersebut sebagai salah satu tujuan, selain pembekalan pendidikan agama dan beribadah. Anak-anak juga diajak untuk mandiri dan mempelajari public speaking.
“Seru dan senang karena banyak temannya dan mendapat pengalaman baru. Pelajaran yang diberikan ada Bahasa Arab, Bahasa Inggris, public speaking, literasi, berenang, serta badminton,” ujar Allula asal Surabaya dan Luluk asal Pasuruan, secara bergantian.
Menurut keterangan KH. Moch Syarif Hidayatullah, Pengasuh Ponpes Asy Syarif, menjelaskan kegiatan tersebut baru pertama kali diselenggarakan dan mendapat respon yang baik.
Dari usia peserta yang beragam, kemampuan membaca Al-Qur’an para peserta juga beragam. Sehingga dibagi beberapa kelompok.
“Awalnya beberapa anak kesulitan untuk bangun malam. Meski demikian, mereka akhirnya bangun dan mengikuti sholat malam,” ungkap Abi Syarif, sapaan akrabnya.
Ada juga hiburan untuk anak-anak yakni berenang dan wisata edukasi.
“Wisata edukasi dengan mengajak peserta naik kereta mini, berkeliling untuk mengenalkan dunia pedesaan yang berbeda dengan lingkungan di kota. Karena banyak peserta yang berasal dari perkotaan,” imbuhnya.




