IPNU Jatim Tuntut Keadilan atas Wafatnya Affan Kurniawan, Siap Gelar Aksi di Surabaya

Surabaya, jurnal9.tv -Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur, M Rafli Rifki Reza, menyampaikan doa cinta sekaligus belasungkawa mendalam atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan. Ia juga mengutuk tindakan represif aparat serta mendesak Kapolri melakukan investigasi transparan.

“Demokrasi harus ditegakkan! Kita kehilangan salah satu pejuang yang berani bersuara untuk rakyat,” tegas Rafli dalam doa bersama IPNU Jatim yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (29/08/2025).

Menurutnya, kepergian Affan Kurniawan bukan sekadar duka personal, melainkan juga duka perjuangan. Beliau gugur dalam medan perjuangan untuk membela suara rakyat yang selama ini dibungkam oleh oknum penguasa yang zalim. Doa kita malam ini adalah kado terindah untuk almarhum.

“Ketika bangsa sedang tidak baik-baik saja, kita mengetuk langit agar perjuangan kita mendapat ridha Allah,karakter kader NU adalah memulai setiap langkah perjuangan dengan doa ,” ucapnya.

Selain doa, PW IPNU Jatim juga merencanakan aksi solidaritas yang akan digelar di Surabaya. Rafli menunjuk sejumlah kader untuk menjadi koordinator, mulai dari koordinator aksi, massa, lapangan, orasi, hingga logistik. Ia juga mengajak seluruh kader, anggota, dan simpatisan untuk turut hadir dan mendukung aksi tersebut.

“Aksi ini tidak boleh hanya menjadi euforia emosional. Kita harus menyusun tuntutan yang substansial dan objektif, serta menjalin sinergi dengan berbagai organisasi lain. Ini gerakan akar rumput yang lahir dari hati nurani,” tandasnya.

Lebih lanjut, Rafli mengingatkan bahwa santri dan pelajar NU memang jarang turun ke jalan, kecuali dalam momentum genting, seperti masa revolusi kemerdekaan, tragedi G30S/PKI, hingga reformasi 1998.

“Hari ini bangsa sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja, maka kita harus turun, kita harus bersuara, kita harus keluar dari kelas dan pondok untuk memperjuangkan Indonesia yang lebih berkeadilan, Saya tunggu kehadiran rekan-rekan di Surabaya ,” pungkasnya.