99 Titik Rangkaian Haul Gus Dur ke-14 Akan Berlangsung di Sejumlah Daerah

Surabaya, jurnal9.tv -Peringatan Haul ke-14 KH. Abdurrahman Wahid akan berlangsung semarak di sejumlah daerah. Selain Puncak Haul yang akan digelar di Ciganjur pada 16 Desember mendatang, sejumlah Komunitas Gusdurian di berbagai daerah turut menggelar Haul Gus Dur dengan beragam bentuk.

Dalam haul ke-14 kali ini, panitia penyelenggara beserta pihak keluarga mengangkat tema “Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur”. Tema ini diambil sebagai upaya mengenalkan pemikiran dan ajaran Gus Dur terhadap demokrasi dan politik kebangsaan bagi masyarakat dalam menghadapi Pemilu mendatang.

Sekretariat Nasional Jaringan Gusdurian melalui Laila Fajrin Rauf menyebut sebanyak 99 komunitas terdaftar dalam penyelenggaraan haul serentak di berbagai daerah.

“Di tahun ini kita menargetkan ada 99 titik Haul Gus Dur yang dilakukan komunitas Gusdurian di berbagai daerah bahkan bisa lebih dari itu karena ada yang berbentuk rangkaian” ujarnya.

Sejauh ini menurutnya, sejumlah komunitas sudah memulai rangkaian haul melalui panggung kebudayaan hingga forum dialog, selain itu upaya peningkatan dan kesadaran demokrasi turut menjadi isu utama sejumlah komunitas.

“Komunitas Gusdurian di daerah sudah banyak yang mulai melaksanakan sejumlah kegiatan dalam beragam bentuk, dengan memasukkan upaya-upaya peningkatan demokrasi dalam kegiatannya” sambungnya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bergabung dalam peringatan Haul ke-14 Gus Dur baik yang di laksanakan di Ciganjur, Jombang maupun di wilayah terdekat.

“Haul Gus Dur tahun 2023 ini puncaknya akan berlangsung di Ciganjur, kami mengajak masyarakat untuk bisa bergabung baik puncaknya di Ciganjur, Jombang maupun di daerah terdekat” ajaknya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Ubai ini, peringatan Haul Gus Dur tidak hanya dilakasanakan oleh Gusdurian, elemen masyarakat hingga kelompok pengajian di pelosok kampung juga banyak menggelar peringatan wafatnya Guru bangsa KH. Abdurrahman Wahid.

“Banyak juga lembaga atau organisasi lain yang turut menyelenggarakan Haul Gus Dur, Masyarakat tergerak untuk mengenang bapak bangsa yang meninggalkan banyak jasa bagi masyarakat Indonesia” pungkasnya.

Founder feminist.id ini juga mengaku, konsistensi Komunitas Gusdurian dalam merawat gagasan Gus Dur ditunjukkan dengan penyelenggaraan Forum 17-an yang secara rutin menjadi ruang temu gagasan sejumlah pemuka agama, aktivis lingkungan hingga pemerhati anak dan perempuan.

“Sejauh ini kita memiliki forum 17-an di berbagai daerah melibatkan jaringan komunitas, tokoh lintas agama, pegiat demokrasi, Aktivis lingkungan hingga perempuan dan anak” tuturnya.

Sementara dalam peringatan Haul ke-14 yang akan berlangsung di Ciganjur pada 16 Desember mendatang bersama keluarga Gus Dur, dijadwalkan pembacaan amanat Ciganjur kepada Capres dalam pemilu mendatang.